Sabtu, 05 Desember 2015

Perubahan Paradigma Atas Donor / Pendana Dari Masyarakat

Dalam relasi umum antara Lembaga Donor dan OMS (Organisasi Masyarakat Sipil), lembaga donor, atau penyumbang, adalah pihak yang memberikan sumbangan (bisa dalam bentuk apapun, terutama berbentuk dana), yang tidak mengharapkan manfaat ekonomi apapun dari sumbangan tersebut. Berbeda dengan pembeli pada sektor bisnis, di mana pembeli (barang atau jasa) akan mengharapkan pengembalian manfaat ekonomi dari penjual melalui barang atau jasa yang dia beli.

Dari pernyataan di atas, tampak bahwa ada perbedaan jenis, pola dan substansi transaksi antara kedua sektor tersebut, yaitu sektor bisnis dan sektor nirlaba. Tetapi, sektor nirlaba bukanlah sektor yang tanpa transaksi. Lihat sekali lagi, dan kita bisa temukan bahwa sektor nirlaba tetap berbasis transaksi. 



Penyumbang berharap melalui sumbangan yang dia berikan kepada OMS dapat menjangkau penerima manfaat. Jadi garis transaksinya adalah: penyumbang → OMS → penerima manfaat. Beda dengan sektor bisnis di mana logika transaksinya adalah: pembeli → penjual barang/jas → manfaat diberikan/diserahkan ke pembeli. 


Jadi, sektor nirlaba tetap saja basisnya transaksional. Namun memang, pola transaksinya berbeda dengan logika normal sektor bisnis. Nah, jika kita telah memahami bahwa basis hubungan OMS dan penyumbang adalah transaksional (hubungan OMS dengan donor bukan relasi tanpa syarat, bukan unconditional relationship, tetapi condtional transaction), maka kita akan lebih mudah menganalisa pola relasi antara keduanya.
 
Kini kami ingin menggeser pemahaman melalui gambaran yang sederhana dengan memposisikan penyumbang bukan sebagai pembeli, tetapi lebih sebagai investor. Lembaga donor memberikan sejumlah dana dengan tujuan investasi, namun hasil investasinya bukan dalam bentuk pengembalian dividen, tetapi lebih pada perbaikan dan perubahan kondisi, situasi, perilaku, posisi dan relasi pada tingkat penerima manfaat.

Maka, tidak sulit untuk memahami mengapa kondisi ketergantungan OMS kepada lembaga donor terbentuk. Karena dalam lini transaksi posisi OMS seakan-akan masih saja sebagai penjual jasa layanan, bukan sebagai manajer investasi. Donor diposisikan/memposisikan diri sebagai pembeli jasa tidak langsung dan bukan sebagai investor.

 
Pola transaksi yang terjadi:
Lembaga Donor (pembeli) → OMS (penjual jasa/layanan) → penerima manfaat.

Bukan:
Lembaga Donor (investor) → OMS (manajer investasi) → penerima manfaat.


Relasi “pembeli – penjual” dan “investor – manajer investasi” akan sangat berbeda pemaknaan.
Misalnya: penjual akan mengembangkan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pasar pembeli. Sedangkan manajer investasi akan berlomba-lomba secara kreatif mengembangkan paket inevstasi inovatif yang mampu menarik investor.

Keberlanjutan bagi penjual akan sangat tergantung sejauh mana kualitas layanan jasa mereka, sejauh mana tawaran harga mereka bersaing dengan penjual lainnya, dan sejauh mana segmen pasar pembeli masih membutuhkan jenis layanan yang mereka jual.

Sedangkan bagi manajer investasi, keberlanjutan dimaknai dengan sejauh mana mereka mampu mengembangkan terus-menerus skema investasi yang paling menguntungkan tapi tetap aman bagi investor, seiring dengan perubahan pasar global/makro yang terjadi.

Pembeli akan diperlakukan sebagai raja oleh penjual, investor akan diperlakukan sebagai mitra usaha oleh pengelola investasi. Sudut pandang yang sungguh berbeda.

Kami meyakini bahwa dukungan lembaga donor akan tetap jadi dukungan terbaik bagi kerja OMS, hanya saja paradigma dan sudut pandang OMS sendiri yang harus mulai berubah dari ‘penjual layanan’ menjadi ‘pengelola investasi’. Perubahan mindset ini akan berpengaruh besar terhadap cara OMS memperlakukan, memposisikan dan bertransaksi dengan Lembaga Donor (donor bukan lagi diposisikan sebagai pembeli layanan tidak langsung lagi, tetapi sebagai investor sekaligus sebagai mitra).

Ketika perubahan mindset ini terjadi, maka penguatan kapasitas OMS sebagai pengelola investasi akan dapat dilakukan dengan cara yang sangat berbeda dibanding sebelumnya saat OMS hanya berposisi sebagai penjual layanan.

Akuntabilitas pengelolaan dana misalnya, akan menjadi prioritas mutlak. Komunikasi publik dan publikasi akan menjadi sangat penting untuk dilakukan (ingat bahwa lembaga donor pasti mewakili sekian juta publik investor di balik punggung mereka). Pengelolaan data, informasi dan pengetahuan, maksimalisasi utilisasi TIK dan penemuan model-model kerja baru menjadi dasar bagi OMS sebagai pengelola investasi donor untuk mengembangkan tawaran investasi baru terus menerus.

Diversifikasi sumber dana dapat pula dilakukan, namun jangan dikerjakan sebagai kepanikan sesaat, tempatkan upaya mobilisasi sumber daya dalam konteks yang holistik dan tidak terpisahkan dari upaya-upaya peningkatan kapasitas di atas, serta juga jangan lepas dari rebranding baru OMS sebagai manajer/pengelola investasi.

Kesemuanya, jika diimplementasikan dengan sistematis, akan membuat OMS (dan seluruh komponen di dalamnya) merasakan perubahan DNA organisasi yang luar biasa.

Harusnya OMS sebagai pilar masyarakat sipil di Indonesia, secara rendah hati menempatkan titik permasalahan situasi minimnya dukungan pendanaan sektor nirlaba pada diri kita sendiri. Kenapa? Karena lingkar kendali yang benar-benar sepenuhnya kita kuasai hanya ada pada diri kita sendiri, organisasi kita. Dan bermula dari titik itu, kita mencoba menemukan solusi kongkrit yang lebih bersifat pondasionalnamun fokus pada wilayah implementasi manajerial, yaitu institutional re-engineering (rekayasa ulang institusi), demi keberlanjutan pencapaian visi dan mandat pendirian organisasi.

Sukses Usaha Diawali Dari Mimpi

Jangan takut gagal ketika baru saja memulai usaha. Yang penting pede, dan teruslah bermimpi!

Mengapa kini banyak orang mulai memilih membuka usaha sendiri? Tentu banyak sekali alasan yang melatarbelakanginya. Salah satunya faktor kebutuhan yang makin meningkat, seiring kenaikan harga di segala bidang.


Kendati demikian, menurut Fauziah Arsiyanti, SE. MM. Dip IFP, Adviser Personal Financial Services dari FirstPrincipal Fiancial, keinginan berwirausaha ini tak hanya dilatarbelakangi faktor ekonomi saja. "Mereka yang hidup berkecukupan pun mau berwirausaha karena ingin mengaktualisasikan diri, tanpa perlu meninggalkan keluarga dengan bekerja di luar rumah," ujar perempuan yang kerap disapa Zizi ini.


Misalnya, seorang perempuan yang sudah lama bekerja kantoran, merasa kariernya tak berkembang, dan ia pun bosan jika tinggal di rumah hanya mengurus anak saja. Nah, dengan berwirausaha, "Ia jadi makin terbuka, pintar mengatur uang, bisa mencari target pasar, tahu cara berpromosi, bahkan membuat produknya sendiri.Ia jadi lebih berkembang dari sebelumnya."


DARI HOBI JADI BISNIS
Akan tetapi, Zizi menambahkan, bisa saja seseorang berkarier bagus, namun ia membutuhkan tantangan lain di luar rutinitasnya, lalu memutuskan berwirausaha. "Dengan bekerja kantoran, ia memiliki net working yang baik. Hal ini bisa menjadi modal ketika memutuskan berwirausaha, sehingga ia punya banyak klien."


Faktor lain yang juga kerap dijadikan alasan berwirausaha, yaitu hobi. "Banyak orang merasa menemukan kepuasan batin dengan berwirausaha yang didasari hobinya." Di samping itu, faktor anak pun biasanya menjadi alasan para perempuan memutuskan berwirausaha. Namun, Zizi mengingatkan, meski anak dapat diasuh sendiri, tetap harus fokus dengan usahanya agar semua dapat berjalan lancar.


Lalu, usaha apa saja yang dapat dilakukan di rumah? Menurut Zizi, berbagai usaha dapat dilakukan. Membuka les privat, salon, spa, pijat dan aromaterapi, menerima jahitan, membuka butik, kantin, katering, dan membuat kue, bahkan membuat website atau blog. Berikut tips dari Zizi, yang harus diperhatikan ketika akan memulai usaha bagi para pemula:


1. Miliki Mimpi!
Bermimpilah jadi pengusaha sukses, punya uang banyak, bisa liburan ke luar negeri dan tempat-tempat eksoktis, atau tak perlu memikirkan pekerjaan lagi karena sudah punya banyak uang. Lalu bayangkan, dari mana uang itu bisa mengalir ke rekening Anda, atau dari usaha apa agar bisa sukses. Apakah akan jadi pengusaha restoran, garmen, atau lainnya? Bayangkan secara jelas, dan sedetail mungkin. Semua kesuksesan berdasar dari mimpi. Jadi, jangan takut berkhayal atau bermimpi.


2. Obesi dan Hobi
Apa, sih, hobi Anda? Memasak, menjahit, atau mengajar anak-anak? Nah, Anda harus bisa menjalankannya dengan hati. Jadi, yang Anda lakukan memiliki jiwa, nyawa, dan nilai. Semua yang dilakukan dengan hati, pasti akan lebih lancar dijalankan.


3. Lihat Kenyataan
Setelah berkhayal, kembalilah ke realita. Kepala boleh di langit, tetapi kaki harus tetap menjejak bumi. Mulailah dari yang Anda punya, dan jangan membandingkan dengan milik orang lain. Jika mampu memasak dan hasilnya disenangi orang rumah, Anda berbakat membuka katering. Atau, sabar melatih anak, mampu dan terlatih mencarikan solusi bagi anak-anak yang kurang fokus belajar? Jadilah guru les dan pembimbing.


4. Buat Rencana Bertahap
Mulailah membuat rencana bertahap. Buatlah kondisi dari nol dengan satu syarat, selalu melihat ke depan. Misalnya, tak punya uang tapi punya modal kemampuan. Jika punya uang Rp 500 ribu dan pintar masak, apa yang akan dilakukan agar bisa menghasilkan lebih. Lakukan bertahap, perlahan, sesuai kemampuan. Jika dilakukan dengan benar, lambat laun keuntungan akan mengikuti Anda.


5. Susun Berbagai Rencana
Ketika usaha mulai berjalan, jangan hanya memiliki satu rencana saja. Buat juga rencana B, C, atau D. Misalnya, setelah membuka warung tapi sepi pengunjung, mulailah berpikir kreatif dan jalankan rencana B. Jangan menunggu orang datang, tapi harus menjemput bola dan tawarkan kemudahan lain. Misalnya, memberi pelayanan delivery service. Jika rencana B ternyata belum berhasil, jalankan rencana C, dan seterusnya.


6. Buat Anggaran
Jika usaha sudah berjalan, buat anggaran pengeluaran dan pemasukan dengan rapi. Pisahkan antara pemasukan dan pengeluaran dari gaji suami atau istri untuk biaya sehari-hari, dengan hasil usaha. Sebaiknya, uang dipecah ke dalam dua rekening bank, dan jangan masuk ke dompet, agar tidak boros dan mudah melihat laba yang didapat.

Jika tak membuat anggaran dan hanya tambal sulam, Anda tak akan bisa melihat laba yang diraih. Yang ada, Anda justru tidak tahu apakah usahanya sukses atau gagal. Dengan membuat anggaran yang tepat, kesalahan yang muncul akan bisa dicari penyebabnya, dan dapat segera diperbaiki.

Kamis, 26 November 2015

Raih Sukses Bisnis Sekarang Juga

Memulai bisnis sekarang ini sangatlah mudah. Anda hanya perlu keberanian untuk memulainya. Namun setelah berani memulai, ada hal lain yang perlu Anda ketahui, yaitu menjaga agar bisnis Anda tetap langgeng.

Bob Sadino, pengusaha yang terkenal dengan gayanya yang nyentrik, mengemukakan bahwa untuk bisa memiliki bisnis yang langgeng, maka seseorang harus memiliki karakter mental yang kuat. Karekter itu tidak mudah dimiliki, dan membutuhkan ketekunan untuk melatihnya.

Berikut ini adalah lima karakter yang menurut Bob Sadino wajib dimiliki oleh seorang pebisnis.

Memiliki kemauan keras. Ini adalah modal awal untuk memulai bisnis. Memiliki ide segar saja tidak cukup, Anda harus memiliki kemauan keras dan mimpi untuk menikmati hasil bisnis yang dijalankan.

Bertekad kuat. Berimprovisasi itu bagus, namun lebih bagus lagi jika Anda menjalankan bisnis sesuai dengan action plan yang telah Anda susun sebelumnya. Untuk selalu berada di jalur yang sudah Anda rancang memang tidak mudah karena akan banyak gangguan yang menggiurkan Anda untuk mencoba. Anda harus memiliki tekad yang benar-benar kuat untuk menjalankan action plan tersebut.

Berani mengambil risiko. Bisnis selalu berhadapan dengan risiko. Besar atau kecilnya risiko dilihat dari seberapa besar keberanian yang Anda miliki untuk mengambil risiko tersebut. Anda harus ingat bahwa di balik semua kegagalan ada kesuksesan besar yang menunggu. Jadi, jangan pernah takut mengambil risiko yang sudah Anda pikirkan matang-matang.

Tahan banting dan tidak cengeng. Cobaan, tantangan, kegagalan dan kerugian adalah buah pemanis dari kehidupan bisnis. Hanya pebisnis sukses yang mampu bertahan menghadapi semua itu. Jangan takut gagal atau rugi karena dengan mengalami kegagalan dan kerugian, Anda bisa mempelajari kelemahan Anda dan mencari solusinya.

Ikhlas dan selalu bersyukur. Coba tanyakan kepada diri Anda sendiri, seberapa sering Anda bersyukur atas apa yang telah Anda terima? Sikap rendah hati, ikhlas dan pandai bersyukur mutlak dimiliki oleh pebisnis. Rasa ikhlas dan syukur ini membuat pebisnis dapat memaknai setiap hasil yang didapat dari bisnisnya, sekecil apapun profit usaha yang ia peroleh.


(Sumber :  www.netpreneur.co.id)

Jadilah Milyarder Dari Nol

Majalah Forbes telah merilis 400 orang tajir di Amerika Serikat. Banyak dari orang-orang kaya tersebut ternyata pernah menjalani hidup yang pahit. Kekayaan mereka dipupuk dari nol.

Cobalah tanya pendiri WhatsApp Jan Koum yang pernah memperoleh makanan dari uluran tangan pemerintah. Setelah menjual perusahaannya kepada Facebook pada Februari lalu sebesar 19 miliar miliar dollar AS, kini Koum mempunyai harta kekayaan sebesar 7,7 miliar dollar AS berdasarkan perkiraan Forbes.

Lalu lihatlah Larry Ellison yang pernah bekerja serabutan selama delapan tahun sebelum akhirnya mendirikan Oracle. Tahun lalu, Ellison ternyata adalah pembuat dollar terbesar sehingga kekayaannya melompat 9 miliar dollar AS dari 2013 lalu.

Ini bukan hanya sekedar American Dream. Beberapa pengusaha internasional lainnya juga punya kisah serupa. Lihatlah pendiri Alibaba, Jack Ma yang mengawali karirnya sebagai guru Bahasa Inggris. Kini Ma mempunyai kekayaan lebih dari 20 miliar dollar AS dan menempatkannya sebagai orang paling kaya di China.

Berikut orang terkaya di dunia yang berhasil dari titik nol
1. Elizabeth Holmes yang memulai usaha mendiagnosis darah ketika berumur 19 tahun. Saat ini setelah berusia 30 tahun, nilai kekayaannya mencapai 4,5 miliar dollar AS.

2. Ingvar Kamprad dulunya adalah bocah di sebuah peternakan terpencil di Swedia. Saat ini, pendiri IKEA ini mempunyai kekayaan sebesar 3,9 miliar dollar AS.

3. Howard Schultz dulunya tinggal di perumahan miskin. Nasib pemilik jaringan kedai kopi Starbucks ini setelah meraih beasiswa dari Universitas Michigan Utara. Nilai kekayaannya mencapai 2,1 miliar dollar AS.

4. Oprah Winfrey, pembawa acara ternama ini berasal dari keluarga miskin di Mississpi. Meski miskin, Winfrey tak menyerah untuk meraih beasiswa dari Tennessee State University. Setelah pindah ke Chicago, karirnya terus melesat. Kekayaannya saat ini mencapai 3 miliar dollar AS.

5. Shahid Khan dulunya adalah pencuci piring yang dibayar sebesar 1,2 dollar AS per jam. Pria asal Pakistan ini kini menjadi pemilih Flex-N-Gate, salah satu perusahaan terbesar di Amerika. Dia mempunyai klub sepakbola Fulham dan Jacksonville Jaguars. Nilai kekayaannya mencapai 4,4 miliar dollar AS saat ini.

6. Pada usia 10 tahun, John Paul DeJoria menjual kartu ucapan Natal dan koran untuk membantu keluarganya. Bermodalkan pinjaman sebesar 700 dollar AS, DeJoria membangun John Paul Mitchell System dan menjual shampo secara door to door. Lalu dia membangun Patron Tequila yang berinvestasi di banyak perusahaan. Kini Kekayaannya mencapai 3,2 miliar dollar AS.

7. Sebagai imigran dari Korea Selatan, hidup Don Won Chang tidaklah mudah. Dia harus bekerja tiga pekerjaan untuk bisa hidup di Amerika pada 1981. Pada 1984, Don Won akhirnya membuka toko pertama mereka. Kini, Forever 21 telah menjadi jaringan toko baju internasional . Kekayaan Do Won  pun melejit menjadi 5,2 miliar dollar AS.

8. George Soros hidup saat NAZI. Dia berhasil kabur ke London, Inggris. Sembari kuliah, dia bekerja sebagai pelayan dan porter. Setelah lulus, lulusan London School of Economics ini memperoleh pekerjaaan sebagai bankir di New York. Kekayaannnya kini membludak sebesar 24 miliar dollar AS.

Dana Tunai Untuk Usaha

Dalam menjalankan sebuah usaha, salah satu faktor pendukung yang dibutuhkan adalah modal. Jika kita ibaratkan memulai usaha dengan membangun sebuah rumah, maka adanya modal menjadi bagian pondasi dari rumah yang akan dibangun. Semakin kuat pondasi yang dibuat, maka semakin kokoh pula rumah yang Anda bangun.

Begitu juga pengaruh modal terhadap sebuah bisnis, keberadaannya menjadi pondasi awal bisnis yang akan Anda bangun. Beberapa modal yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis, antara lain tekad, pengalaman, keberanian, pengetahuan,networking, serta modal uang atau aset. Namun dari beberapa modal yang dibutuhkan, kebanyakan orang terhambat memulai usaha karena mereka sulit untuk mendapatkan modal uang atau aset.

Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini kami akan membahas informasi mengenai cara mendapatkan modal untuk usaha kecil menengah. Ada beberapa alternatif yang dapat Anda gunakan untuk mendapatkan dana usaha, berikut informasi selengkapnya :

1. Dana sendiri
Pertama Anda bisa memperoleh modal usaha dengan menggunakan dana Anda sendiri. Misalnya saja dengan menggunakan dana simpanan yang sudah Anda tabung selama ini. Jika masih kurang, Anda juga bisa menutupi kekurangan dana tersebut dengan menjual sebagian aset berharga yang Anda miliki saat ini. Tidak ada salahnya kan, jika Anda sedikit berkorban untuk kesuksesan bisnis Anda? Anggap saja Anda sedang berinvestasi untuk mendapatkan keuntungan yang lebih besar, setelah usaha Anda berhasil berjalan.

2. Mencari Dana Hibah
Cara yang kedua yaitu bisa saja kita manfaatkan dana-dana pihak ketiga, dalam hal ini pihak pemerintah atau pihak swasta.  Sebagaimana kita tahu, untuk beberapa perusahaan-perusahaan besar dana hibah ini disalurkan melalui Divisi CSR-nya (Corporate Social Responsibility).  Dalam hal ini perusahaan-perusahaan tersebut bisanya memiliki budget atau anggaran dana tersendiri dalam membangun perekonomian masyarakat  disekitar perusahaan atau masyarakat secara umum. untuk teknis penyaluran dananya biasanya melalui event-event competition.  Oleh karena itu, bisa jadi melalui event-event tersebut dapat menjadi salah satu solusi bagi Anda untuk mendapatkan tambahan dana bagi kelangsungan usaha Anda.

3. Menjalin kerjasama
Cara yang ketiga ini yang sekarang banyak dijalankan, yaitu menjalin kerjasama dengan pihak-pihak tertentu. Seperti bekerjasama dengan teman, atau bisa juga menawarkan kerjasama dengan para investor. Yang perlu diperhatikan dalam menawarkan kerjasama, Anda harus meyakinkan rekan Anda mengenai prospek bisnis yang akan dibangun. Anda bisa menggunakan proposal bisnis, untuk meyakinkan calon investor Anda. Berikan pula keterangan mengenai berapa persen pembagian hasil antara investor dan pelaku usaha, sehingga kedua belah pihak tidak ada yang merasa dirugikan. Bila perlu buat perjanjian hitam diatas putih, untuk mengantisipasi bila terjadi sesuatu dikemudian hari.
Setelah mengetahui beberapa cara untuk mendapatkan modal usaha, semoga bisa membantu Anda dalam mengatasi permasalahan modal yang selama ini menjadi salah satu kendala usaha.  Selalu ada jalan, jika Anda berani mencoba segala peluang yang ada. Selamat mencoba dan salam sukses.

Rabu, 25 November 2015

Cara Berpikir Yang Menjadikan Anda Kaya

Steve Siebold, penulis buku berjudul ‘How Rich People Think’ (bagaimana cara berpikir orang kaya) mengungkapkan bahwa terdapat perbedaan pola pikir dan cara pandang tentang uang antara orang biasa atau masyarakat kelas menengah dengan orang-orang terkaya dunia. Dalam bukunya, Sibold mengungkapkan 100 perbedaan cara berpikir antara orang biasa dengan kalangan miliuner di dunia.

“Orang-orang terkaya dunia melihat uang sebagai kemerdekaan dan kesempatan, bukan sebagai akar dari kekacauan. Kita sering berpikir bahwa uang adalah akar dari kekacauan atau malapetaka. Lalu kenapa kita berusaha untuk mendapatkan uang kalau hanya akar dari malapetaka?” kata Siebold.

Berikut lima diantaranya perbedaan cara pikir orang biasa dan orang terkaya :

1. Orang Biasa Berpikir Soal Menabung, Orang Kaya Berpikir Meningkatkan Pendapatan
“Orang biasa berpikir menabung agar uangnya melimpah, tapi terus merasa kekurangan uang,”.
 Jika anda mempunyai pendapatan Rp 200 juta per tahun dan menabung 10% dari pendapatan anda. Maka anda akan mendapatkan 20 juta di akhir tahun. Ini bukanlah cara untuk memperkaya diri, dan anda tidak akan kaya dengan cara ini. Siebold mengatakan, orang-orang terkaya di dunia menabung juga, tapi pikiran mereka yang utama adalah untuk meningkatkan pendapatan, sehingga jumlah uang yang bisa anda tabung lebih banyak.

2. Orang Biasa Menganggap Berwirausaha Sebagai Risiko, Orang Kaya Berwirausaha Untuk Jadi Kaya

Sebagian besar orang berpikir soal uang dengan cara yang biasa, misalkan, bila saya bisa mendapatkan sekian rupiah per jam, maka saya akan mendapatkan lebih banyak lagi dengan bekerja lebih lama”

Bahkan ada orang yang berpikir, jika ingin kaya harus mendapatkan gelar MBA. Para orang-orang terkaya di dunia justru berpikir, cara menjadi kaya adalah dengan memberi jalan keluar bagi orang banyak dengan memberikan ide. Dari ide-ide tersebut maka dia akan memperoleh uang. Namun banyak orang berpikir, daripada menjadi gila karena memikirkan ide-ide segar dan belum tentu mendapatkan uang, maka mereka memilih menjadi pegawai dan menganggap berwirausaha adalah risiko.

3. Orang Biasa Melihat Uang Secara Emosional, Orang Kaya Melihat Uang dengan Logika
“Orang biasa dan bahkan yang berpendidikan sekalipun, sangat perhitungan menggunakan uangnya. Namun orang-orang terkaya tidak khawatir kehilangan uangnya, karena mereka menggunakan uangnya untuk memperbesar pendapatannya di kemudian hari. Seperti untuk berinvestasi tanpa memikirkan risikonya

4. Beda Cara Mencapai Target Antara Orang Biasa dengan Orang Kaya
“Orang-orang biasa dan kelas menengah tidak memiliki keinginan kuat untuk mencapai targetnya. Tapi orang-orang terkaya dunia sangat fokus dengan uang dan bisnis mereka”
Bagi para orang-orang terkaya dunia, target harus dicapai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan, bagi mereka taruhannya capai target atau mati! Karena itulah, orang-orang kaya ini bisa memperoleh impian dan targetnya dengan cepat dan uangnya terus bertambah.

5. Orang Kaya Tidak Dikendalikan Oleh Keinginan
Donald Trump dan Richard Branson yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia sering berkeliling dunia dengan jet pribadinya. Sementara orang-orang biasa berpergian dengan mobil dan tinggal di rumah sederhananya. “Orang-orang kaya ini terus bertambah kekayaannya tiap hari. Saya melihat Naomi Judd (salah satu artis kaya) di TV, dan dia mengatakan alasannya dia bisa kaya adalah karena dia tidak pernah menghamburkan uangnya. Dia tidak mempunyai desainer pribadi dan perhiasan mahal. “Inilah tipikal orang-orang kaya di dunia. Mereka tidak mewah” 
Pernyataan-pernyataan seperti ini telah didapatkan Siebold dari sejumlah orang-orang terkaya yang dia wawancarai.

 “Jika anda kaya, maka anda bebas dan tidak diperbudaki oleh orang lain. Kemerdekaan ekonomi adalah salah satu faktor utama kesuksesan. Ini mengantar orang untuk memupuk kekayaannya”.

Mendapatkan Uang Dari Rumah

Bekerja kantoran kini semakin menjemukan bagi sebagian orang. Bukan hanya karena kurangnya waktu bersama keluarga, tetapi juga karena gaji yang kecil semakin tidak mampu menutupi biaya hidup. Solusinya? Salah satunya adalah dengan bekerja sebagai freelancer alias pekerja rumahan, tak terikat waktu. Waktu bersama keluarga lebih leluasa, pendapatan pun bisa lebih besar.

Bagaimana caranya?

Cukup kenali dan manfaatkan keahlian Anda. Dan yang lebih penting, pastikan orang di luar sana tahu kemampuan Anda. Saat ini banyak perusahaan ataupun perorangan yang memerlukan bantuan untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan atau proyek tertentu. Mulai dari menulis review produk, menuli artikel untuk blog atau media online, membuat laporan, menterjemahkan (buku, artikel, film dll), melakukan survei, mendesain website, merancang logo, SEO, maintenance social media, pembuatan software, dan sebagainya.
Klien Anda pun terbentang luas dari seluruh dunia. Makanya dunia kerja bebas kantor alias freelance makin menarik. Nah, jika Anda ingin menjadi freelancer online, 9 website berikut bisa menjadi tempat menawarkan dan menjual kemampuan Anda. Jangan kaget jika menemukan teman-teman Anda di website-website ini. Mereka ternyata juga sudah menekuni sejumlah pekerjaan asyik sebagai freelancer.

kerja-rumahan-online-odesk
Anda cukup mendaftar dan memilih salah satu dari sekitar 70an kategori pekerjaan yang ada. Masing-masing kategori menawarkan beragam kerjaan atau kadang diistilahkan project. Pekerjaan-pekerjaan utama di web ini meliputi penulisan artikel, menterjemahkan, pembuatan website, membangun aplikasi, serta mendesain. Pekerjaan Anda dibayar mingguan sesuai dengan waktu yang digunakan untuk menyelesaikannya.

kerja-rumahan-online-elance
Elance merupakan salah satu tempat terbaik untuk mencari aneka kerjaan online. Mulai dari programmer, penterjemah, penasehat keuangan, aneka kerjaan IT, bahkan pengacara. Yang perlu Anda lakukan hanyalah mendaftar dan menampilkan profile Anda dan tentukan tarif perjam Anda. Anda juga akan di-rate berdasarkan performa Anda dalam menyelesaikan tugas.

kerja-rumahan-online-freelancerFreelancer berdiri sejak tahun 2004 dan memiliki banyak sekali pendaftar. Keahlian yang dicari di Freelancer meliputi perancangan web, penulis artikel, pemasaran, data entry dan aneka kerjaan online lainnya.

kerja-rumahan-online-problogger
Sekilas seperti blog biasa, tetapi ini adalah salah satu blog yang menyediakan banyak peluang kerja rumahan buat mereka yang hobby menulis. Langsung klik di “Job” untuk menemukan sejumlah besar tawaran kerjaan yang akan menantang Anda mengeluarkan keahlian menulis yang mungkin selama ini terpendam. Bayarannya pun oke, sesuai kualitas pekerjaan Anda.

kerja-rumahan-online-peopleperhourLangsung buat profile Anda, cari tawaran kerjaan yang pas, masukkan proposal bahwa Anda berminat akan kerjaan tersebut, bisa juga buat video singkat untuk meyakinkan “pemberi kerja.” Semua serba mudah, yang penting Anda memberikan hasil kerja yang berkualitas.

kerja-rumahan-online-guru
Guru adalah salah satu jaringan yang cukup besar untuk menghubungkan perusahaan dengan para freelancer. Website ini mencari mereka yang menyukai masalah “teknik, dunia kreatif atau proyek bisnis.” Sejumlah besar pekerjaan tersedia untuk para programer, pembuat game online, penerjemah, teknik sampai pengacara.

kerja-rumahan-online-tutsplusjob
Website ini menyediakan sejumlah kerja rumahan buat para programer, desainer web, dan pengembang aplikasi, termasuk editor dan copywriter. Websitenya mudah diakses dan dan menyediakan kerjaan yang pastipas buat Anda.

kerja-rumahan-online-ifreelanceiFreelance menjadi tempat yang pas bagi mereka yang ingin memperoleh penghasilan dari keahliannya dalam hal fotografi, pemesaran, teknikkesenian tradisional, video, akunting, menulis, arsitek, desain grafis, dan berbagai pekerjaan administratif.

kerja-rumahan-online-writercashAnda suka menulis? Wesbsite ini menawarkan pekerjaan untuk menulis berbagai topik mulai dari matematika sampai fisika, biologi serta kedokteran. Anda hanya perlu mendaftar dan lalu akan mendapat konfirmasi melalui email. Kemudian Anda akan ditantang menyelesaikan sedikit tes untuk menguji kemampuan. Selanjutnya, silahkan mulai menulis dan kumpulkan penghasilan Anda.

Nah, dari  sekian pilihan di atas, mana yang pas buat Anda? Silahkan cari duit dari rumah Anda.

 
Design by Free Template Themes | Link Lasantha - Java Group | Press Release Distribution